Tugas Grafika Komputer
Diposting oleh
Unknown
|
Membuat Garis Miring
Coding Dari java application
/*
* To change this license header, choose License Headers in Project Properties.
* To change this template file, choose Tools | Templates
* and open the template in the editor.
*/
package grafika1;
import java.awt.*;
import java.awt.event.*;
/**
*
* @author feliks
*/
public class Grafika1 extends Frame {
int x = 100;
int y = 100;
public Grafika1(){
setTitle("Tugas Grafika feliks");
// create menu
MenuBar mb = new MenuBar();
* To change this license header, choose License Headers in Project Properties.
* To change this template file, choose Tools | Templates
* and open the template in the editor.
*/
package grafika1;
import java.awt.*;
import java.awt.event.*;
/**
*
* @author feliks
*/
public class Grafika1 extends Frame {
int x = 100;
int y = 100;
public Grafika1(){
setTitle("Tugas Grafika feliks");
// create menu
MenuBar mb = new MenuBar();
setMenuBar(mb);
Menu menu = new Menu("File");
mb.add(menu);
MenuItem mi = new MenuItem("Exit");
WindowListener l = new WindowAdapter() {
@Override
public void windowClosing(WindowEvent ev) {
System.exit(0);
}
};
this.addWindowListener(l);
// mouse event handler
MouseListener mouseListener = new MouseAdapter() {
@Override
public void mouseClicked(MouseEvent ev) {
x = ev.getX();
y = ev.getY();
repaint();
}
};
addMouseListener(mouseListener);
Menu menu = new Menu("File");
mb.add(menu);
MenuItem mi = new MenuItem("Exit");
WindowListener l = new WindowAdapter() {
@Override
public void windowClosing(WindowEvent ev) {
System.exit(0);
}
};
this.addWindowListener(l);
// mouse event handler
MouseListener mouseListener = new MouseAdapter() {
@Override
public void mouseClicked(MouseEvent ev) {
x = ev.getX();
y = ev.getY();
repaint();
}
};
addMouseListener(mouseListener);
}
@Override
public void paint(Graphics g) {
//mengambar garis miring b
g.setColor(Color.red);
int jumlahtitik = 1;
while (jumlahtitik <=100){
g.fillRect(200+jumlahtitik, 200+jumlahtitik, 4, 4); // membuat titik dengan format (x,y,lebar x pixel, lebar y pixel)
jumlahtitik++; }
//mengambar garis miring h
g.setColor(Color.white);
int jumlahtitik_h = 1;
while (jumlahtitik_h <=100){
@Override
public void paint(Graphics g) {
//mengambar garis miring b
g.setColor(Color.red);
int jumlahtitik = 1;
while (jumlahtitik <=100){
g.fillRect(200+jumlahtitik, 200+jumlahtitik, 4, 4); // membuat titik dengan format (x,y,lebar x pixel, lebar y pixel)
jumlahtitik++; }
//mengambar garis miring h
g.setColor(Color.white);
int jumlahtitik_h = 1;
while (jumlahtitik_h <=100){
g.fillRect(350+jumlahtitik_h, 200+jumlahtitik_h, 4, 4); // membuat titik dengan format (x,y,lebar x pixel, lebar y pixel)
jumlahtitik_h++; }
//mengambar String
g.setColor(Color.BLACK);
g.drawString("Grafik GarIIs Miring",250,450);
g.drawString("By : feliks",550,510);
g.setFont(new Font("Courier",Font.BOLD,20));
g.drawString("Tugas Grafika Komputer",250,150);
//(640, 530);
g.drawLine(225,453,345,453);
g.drawLine(227,455,345,455);
g.drawLine(232,440,232,470);
g.drawLine(234,440,234,475);
g.drawLine(220,440,245,465);
}
jumlahtitik_h++; }
//mengambar String
g.setColor(Color.BLACK);
g.drawString("Grafik GarIIs Miring",250,450);
g.drawString("By : feliks",550,510);
g.setFont(new Font("Courier",Font.BOLD,20));
g.drawString("Tugas Grafika Komputer",250,150);
//(640, 530);
g.drawLine(225,453,345,453);
g.drawLine(227,455,345,455);
g.drawLine(232,440,232,470);
g.drawLine(234,440,234,475);
g.drawLine(220,440,245,465);
}
public void actionPerformed(ActionEvent ev) {
String command = ev.getActionCommand();
if ("Exit".equals(command)) {
System.exit(0);
}
}
/**
* @param args the command line arguments
*/
public static void main(String[] args) {
// TODO code application logic here
Frame frame = new Grafika1();
frame.setSize(640, 530);
frame.setVisible(true);
}
String command = ev.getActionCommand();
if ("Exit".equals(command)) {
System.exit(0);
}
}
/**
* @param args the command line arguments
*/
public static void main(String[] args) {
// TODO code application logic here
Frame frame = new Grafika1();
frame.setSize(640, 530);
frame.setVisible(true);
}
}
Inilah Outpunya
Sekian duLu yach Teman - teman :-)
Semoga bermanfaat *_*
Semoga bermanfaat *_*
Tugas Teknik Kompilasi
Diposting oleh
Unknown
|
Artikel Proses Teknik Kompilasi Pada Program C++
Hay semuanya apa kabar ? semoga baik yah :) ckckckck :D sekarang kita akan belajar lagi tentang apa yang sebenarnya terjadi saat kita melakukan coding dan mengompile
sebuah program di C++ , Hmmmp pasti belum tau kan , ayo sama-sama kita belajar :)
Perlu
diketahui teman - teman semua kode program yang dibuat oleh programmer masih hanya dimengerti oleh programmer saja. Agar dimengerti oleh komputer maka program harus
diterjemahkan dulu ke bahasa yang dimengerti komputer, yaitu bahasa mesin.
Ada dua penerjemah yang digunakan untuk
menerjemahkan kode program :
- Interpreter : merupakan jenis penerjemahan yang dilakukan baris perbaris intruksi/kode program setiap saat.
- Compiler : merupakan jenis penerjemahan yang dilakukan secara keseluruhan intruksi/kode program.
Nah teman - teman Proses kompilasi belumlah cukup untuk
menghasilkan program yang executable. Selain proses kompilasi, masih diperlukan
proses yang dinamakan proses linking, yaitu proses pengaitan antar objek yang
telah terbuat dengan file-file pustaka (library) yang diperlukan untuk kemudian
menghasilkan program yang dapat dieksekusi (executable). Proses yang demikian
ini dilakukan oleh Linker.
Teman - teman ini adalah gambar alur kompilasi dan proses linking program
pada C++ dan penjelasannya :
Penjelasan :
Kode file program (.cpp) dan kode file header
(.h) dikompilasi oleh compiler. Proses kompilasi akan menghasilkan file objek (.obj
atau .o) yang merupakan bahasa mesin. Selanjutnya file objek yang terbentuk dan
file objek lain, serta file pustaka/library (file berekstensi .lib yang berisi
fungsi untuk mengerjakan tugas tertentu ) akan saling dikaitkan (linking). Dari proses
ini akan menghasilkan sebuah program yang executable .exe.
Semoga ilmu yang saya bagikan dapat bermanfaat *_^
Terima kasih :-)
TUGAS SISTEM PAKAR 2
Diposting oleh
Unknown
|
Counter
Propagation
seperti pada gambar di bawah ini data Training yang sudah di normalisasi :)
Langkah
selanjutnya menghitung fase pertama. Untuk mudahnya,, memangkas sebagian dengan
cara melihat arah input X terhadap Z ,
jadi arah Output dari Z terhadap Y di hiraukan saja
Mudahnya lihat gambar dibawah ini :
Mencari
Pemenang Dengan Menggunakan Metode Dot Product dan Eucledian Distance.
Sekian duLu yach teman-teman ^_*
Semoga bermanfaat :)
Tugas sistem pakar 1
Diposting oleh
Unknown
|


Penyelesaianya !!!
Yang pertama Nilai X1,X2 dan X3 di normalisasi terlebih dahulu .
seperti pada gambar berikut :
Selanjutnya menentukan bobot trainingnya : ZIN1 - D1
Untuk Mencapai TargetNya di looping
Spesifikasi Komputer Server
Diposting oleh
Unknown
|
Server merupakan komputer yang
bertugas sebagai pusat controlling akses data dalam sebuah jaringan
(Server-Client) misalnya LAN,W-LAN, dan lain-lain. Server bisa mengontrol semua
akses PC Client.
Kesimpulannya adalah bahwa pada dasarnya, server dan PC merupakan sama-sama sebuah komputer, hanya saja fungsi, fitur, dan spesifikasi hardwarenya yang berbeda. Ilustrasinya, ketika beberapa PC akan melakukan pertukaran data, maka mereka bisa menaruh dan mengambil data tersebut di komputer server. Karena biasanya spesifikasi komputer server jauh lebih bagus dan besar daripada PC.
B. Spesifikasi Hardware untuk Server
Spesifikasi hardware yang perlu diperhatikan untuk server meliputi Mainboard, jenis dan kecepatan prosesor, kapasitas RAM, kapasitas Hardisk, Kartu Grafis (VGA), dan resolusi monitor.
1 buah unit komputer server direkomendasikan memiliki :
- Prosesor: Intel Pentium 4/1,8 GHz
- Memory : 1 GB
- Hardisk: 40 GB
- Floppy Disk Drive: 1,44 MB 3,5”
- CDROM: 52x
- VGA Card: 64 MB share
- Monitor : SVGA 15”
- Keyboard dan Mouse: Serial/PS2
- Modem/LAN Card: Internal/10/100 MBps
- Soundcard: Onboard
- Speaker/Headset: Multimedia
- Stabilizer: Denkyu 500 VA
- Instalasi Software: Windows 2000 Server, Linux, Education for Children, Software standar
- 1 Unit printer
- Hub Switch 6 port
Terdapat pula beberapa macam spesifikasi berdasarkan jenis sistem operasinya, yaitu sebagai berikut.
- Server ( Ubuntu Server+Squid Proxy Server )
Kesimpulannya adalah bahwa pada dasarnya, server dan PC merupakan sama-sama sebuah komputer, hanya saja fungsi, fitur, dan spesifikasi hardwarenya yang berbeda. Ilustrasinya, ketika beberapa PC akan melakukan pertukaran data, maka mereka bisa menaruh dan mengambil data tersebut di komputer server. Karena biasanya spesifikasi komputer server jauh lebih bagus dan besar daripada PC.
B. Spesifikasi Hardware untuk Server
Spesifikasi hardware yang perlu diperhatikan untuk server meliputi Mainboard, jenis dan kecepatan prosesor, kapasitas RAM, kapasitas Hardisk, Kartu Grafis (VGA), dan resolusi monitor.
1 buah unit komputer server direkomendasikan memiliki :
- Prosesor: Intel Pentium 4/1,8 GHz
- Memory : 1 GB
- Hardisk: 40 GB
- Floppy Disk Drive: 1,44 MB 3,5”
- CDROM: 52x
- VGA Card: 64 MB share
- Monitor : SVGA 15”
- Keyboard dan Mouse: Serial/PS2
- Modem/LAN Card: Internal/10/100 MBps
- Soundcard: Onboard
- Speaker/Headset: Multimedia
- Stabilizer: Denkyu 500 VA
- Instalasi Software: Windows 2000 Server, Linux, Education for Children, Software standar
- 1 Unit printer
- Hub Switch 6 port
Terdapat pula beberapa macam spesifikasi berdasarkan jenis sistem operasinya, yaitu sebagai berikut.
- Server ( Ubuntu Server+Squid Proxy Server )
- Prosesor Intel Dual Core (2.6 Ghz) TRAY
- Mainboard ASUS P5 KPL AM-SE ( Astrindo )
- Memory DDR2 V-gen 2 Gb
- Harddisk 20 gb SCSI 2 buah ( 2nd dan tergantung stock )
- Casing ATX E-Case + 2 FAN CPU
- Ethernet/LAN Card tambahan 1 buah
- Mikrotik OS :
- Prosesor Intel Pentium 4 (2.4 Ghz) TRAY
- Mainboard Amtron P4M945 LM4
- Memory DDR2 V-gen 1 Gb
- Harddisk Seagate/WDC/Maxtor 40Gb Type IDE
- Casing ATX E-Case + 2 FAN CPU
- Ethernet/LAN Card tambahan 1 buah
C. Beda
Sistem Operasi Server dan PC
Sistem operasi jaringan atau sistem operasi komputer yang dipakai sebagai server dalam jaringan komputer hampir mirip dengan sistem operasi komputer stand alone (PC), bedanya hanya pada sistem operasi jaringan, salah satu komputer harus bertindak sebagai server bagi komputer lainnya. Sistem operasi dalam jaringan disamping berfungsi untuk mengelola sumber daya dirinya sendiri juga untuk mengelola sumber daya komputer lain yang tergabung dalam jaringan.
Sistem operasi harus diinstal ke dalam komputer agar dapat berfungsi dengan baik. Dalam instalasi sistem operasi jaringan terdapat beberapa mode pilihan yang disediakan yaitu berupa mode text dan mode grafik. Instalasi sistem operasi berbasis text merupakan salah satu mode instalasi sistem operasi komputer dengan tampilan text.
Mode text digunakan jika spesifikasi hardware komputer yang akan diinstal mempunyai spesifikasi yang rendah. Metode instalasi berbasis text akan mempercepat proses instalasi Metode instalasi sistem operasi berbasis text sering digunakan untuk mempercepat proses instalasi walaupun dengan tampilan yang kurang menyenangkan. Biasanya untuk spesifikasi komputer yang sederhana dibanding dengan sistem operasinya akan menggunakan metode berbasis text.
D. Contoh Sistem Operasi Server dan PC
Sistem operasi pada server ada berbagai macam, yaitu keluarga Microsoft Windows (Win NT, Win 2000 Server, Win Server 2003), Linux (RedHat, Mandrake, Debian, SUSE, Caldera dll), UNIX, Free BSD, Solaris.
Sedangkan system operasi pada PC seperti DOS, Microsoft Windows, Linux, Unix, Apple Macintosh Operating System, dan lain-lain.
E. Fitur yang terdapat di Sistem Operasi Server yang tidak ada di PC
Sebuah sistem operasi pada server merupakan perangkat lunak yang mengendalikan jaringan dan pesan (misalnya paket) lalulintas dan antrian, control akses oleh beberapa pengguna untuk jaringan sumber daya seperti file, dan untuk menyediakan fungsi-fungsi administrative tertentu, termasuk keamanan.
Bagian atas 5 lapisan dari OSI Reference Model memberikan fondasi yang banyak pada jaringan berbasis system operasi.
Fiturnya antara lain : Dukungan dasar untuk mendukung hardware port. Fitur keamanan seperti otentikasi, otorisasi, login pembatasan, dan control akses. Nama layanan dan layanan direktori. File, mencetak, penyimpanan data, backup, dan replikasi layanan. Akses remote. Sistem Manajemen. Administrasi jaringan dan audit peralatan antar muka grafis. Clustering Capabilities. Serta toleransi kesalahan dan ketersediaan tinggi.
Sistem operasi jaringan atau sistem operasi komputer yang dipakai sebagai server dalam jaringan komputer hampir mirip dengan sistem operasi komputer stand alone (PC), bedanya hanya pada sistem operasi jaringan, salah satu komputer harus bertindak sebagai server bagi komputer lainnya. Sistem operasi dalam jaringan disamping berfungsi untuk mengelola sumber daya dirinya sendiri juga untuk mengelola sumber daya komputer lain yang tergabung dalam jaringan.
Sistem operasi harus diinstal ke dalam komputer agar dapat berfungsi dengan baik. Dalam instalasi sistem operasi jaringan terdapat beberapa mode pilihan yang disediakan yaitu berupa mode text dan mode grafik. Instalasi sistem operasi berbasis text merupakan salah satu mode instalasi sistem operasi komputer dengan tampilan text.
Mode text digunakan jika spesifikasi hardware komputer yang akan diinstal mempunyai spesifikasi yang rendah. Metode instalasi berbasis text akan mempercepat proses instalasi Metode instalasi sistem operasi berbasis text sering digunakan untuk mempercepat proses instalasi walaupun dengan tampilan yang kurang menyenangkan. Biasanya untuk spesifikasi komputer yang sederhana dibanding dengan sistem operasinya akan menggunakan metode berbasis text.
D. Contoh Sistem Operasi Server dan PC
Sistem operasi pada server ada berbagai macam, yaitu keluarga Microsoft Windows (Win NT, Win 2000 Server, Win Server 2003), Linux (RedHat, Mandrake, Debian, SUSE, Caldera dll), UNIX, Free BSD, Solaris.
Sedangkan system operasi pada PC seperti DOS, Microsoft Windows, Linux, Unix, Apple Macintosh Operating System, dan lain-lain.
E. Fitur yang terdapat di Sistem Operasi Server yang tidak ada di PC
Sebuah sistem operasi pada server merupakan perangkat lunak yang mengendalikan jaringan dan pesan (misalnya paket) lalulintas dan antrian, control akses oleh beberapa pengguna untuk jaringan sumber daya seperti file, dan untuk menyediakan fungsi-fungsi administrative tertentu, termasuk keamanan.
Bagian atas 5 lapisan dari OSI Reference Model memberikan fondasi yang banyak pada jaringan berbasis system operasi.
Fiturnya antara lain : Dukungan dasar untuk mendukung hardware port. Fitur keamanan seperti otentikasi, otorisasi, login pembatasan, dan control akses. Nama layanan dan layanan direktori. File, mencetak, penyimpanan data, backup, dan replikasi layanan. Akses remote. Sistem Manajemen. Administrasi jaringan dan audit peralatan antar muka grafis. Clustering Capabilities. Serta toleransi kesalahan dan ketersediaan tinggi.
• Spesifikasi dari PC untuk IIS Web
Server
1. Intel Pentium 4 processor 2.0 GHz
2. Memori 256 MB
3. Sistem Operasi Windows XP
Professional
4. Hardisk minimal
·
System dasar 500mb
·
Semua tugas 1GB
• Spesifikasi dari PC untuk DNS dan
DHCP Server
1. AMD Athlon (tmXP 2100+) 1733 MHz
2. Memori 256MB
3. Sistem Operasi Linux Slackware 9
4. Hardisk minimal
·
System dasar 500mb
·
Semua tugas 1GB
Berikut adalah
beberapa komponen yang perlu di perhatikan dari sisi hardware pada
saat merencanakan
pembangunan mail server berbasis Zimbra dengan estimasi
jumlah account
sebanyak ± 1000 user :
Processor : Minimal
Pentium 4 3 Ghz 64 bit, Rekomendasi Xeon, 64 bit
RAM/Memory : Minimal 4
GB, rekomendasi 8 GB
Harddisk : Double
Harddisk, SATA/SCSI/SAS, H/W RAID atau S/W
Gunakan RAID hardware
jika ada, skema minimum adalah RAID 1/mirror disk,
dengan opsi RAID-5
jika jumlah harddisk >=3
Network : Dual Network
Card Gigabit
Bandwidth : Minimal
128 Kbps dedicated
Selain jumlah account,
spesifikasi hardware juga harus mempertimbangkan jumlah
trafik email dan
mekanisme akses. Bisa saja jumlah account sedikit namun trafik
email cukup besar/padat
dan sebaliknya.
Jika trafik lalu
lintas email cukup padat, pertimbangkan untuk memisahkan server,
misalnya memisahkan
layanan service untuk anti spam dan anti virus kedalam
server lain.
Jika user mengakses
email menggunakan webmail, jumlah memory dan kecepatan
server harus lebih
tinggi dibandingkan jika user mengakses email menggunakan
email client. Hal ini
karena pada saat mengakses webmail, user menggunakan
resources server.
Sedangkan spesifikasi minimal
komputer yang digunakan untuk
database server dari sistem aplikasi lelang proyek pengadaan barang atau
jasa
pada Direktorat Jenderal Perhubungan
Udara adalah sebagai berikut :
1. Processor Intel CORE TO DUO atau
setara
2. Memory 2 GB
3. Harddisk 120 GB 5400 Rpm
4. Harddisk Backup 120 GB 5400 Rpm
5. NIC ( NETWORK INTERFACE CARD )
6. Keyboard
7. Mouse
8. Windows 2000 server
9. MySQL 5.0.20
10. Internet Explorer 6 atau
diatasnya
spesifikasi Mail Server:
o Processor Xeon 3 GHz (Single Core atau Multi Core)
o Harddisk berkisar antara 80 GB sampai dengan 200 GB (lebih besar
lebih baik untuk penggunaan ke depan)
o NIC FastEthernet atau Gigabit Ethernet
o Memory
2 GB
PROXY
SERVER
Spek
PC : P3 800 Mhz, Mem 256, HD 30 Gb, 2 buah LAN Card (1 LAN onboard, 1 LAN
tambahan)
OS : Mikrotik OS 2.29.XX
ISP : Telkom Speedy (Profesional) 1 line
Modem merk Sanex standard bawaan speedy
Client : 10 komputer
OS : Mikrotik OS 2.29.XX
ISP : Telkom Speedy (Profesional) 1 line
Modem merk Sanex standard bawaan speedy
Client : 10 komputer
FILE SERVER
ü Processor minimal 166 megahertz
atau processor yang lebih memilki kecepatan lebih tinngi.
ü Sebuah Harddisk yang cepat dan
berkapasitas besar atau kurang lebih 10 GB atau lebih. Karena fungsinya sebagai
disk server tentunya kapasitas harddisk diusahakan besar singga dapat memenuhi tuntutan
jaringan dalam hal penyimpanan file dalam jaringan.
ü Sebuah RAID (Redundant Array of
Inexpensive Disks).
ü Sebuah tape untuk back up data
contohnya DAT, JAZ, Zip, atau CDRW.
ü Mempunyai banyak port network.
ü Kartu jaringan yang cepat dan
mempunyai reliabilitas kerja.
ü Kurang lebih kapasitas 32 MB
memori.
ü Contoh Penerapan : Sebagai contoh
mengelola pengiriman file database atau pengolah kata dari workstation atau
salah satu node, ke node yang lain, atau menerima email pada saat yang
bersamaan dengan tugas yang lain. Contohnya penerapan Samba Server pada
openSUSE sebagai File Server tanpa PDC/OpenLDAP.
DENGAN SISTEM OPERASI
ü Microsoft Windows 2000 Server
ü Microsoft Windows 2003 Server
ü Microsoft Windows 2008 Server
Longhorm
ü Microsoft Windows NT
ü Linux Operating System
ü Unix Operating System
ü IBM OS/2 Operating System
ü Free BSD.
FTP Server:
Minimal Pentium 3
PS 250 Watt
Ram 256 Mb
HD 10 GB
CD Drive 32 X
NIC 10/100
PS 250 Watt
Ram 256 Mb
HD 10 GB
CD Drive 32 X
NIC 10/100
Mail Server
Processor Intel/AMD
1,5 Ghz 32bitMemory 1 GB
HardDisk 80 GB SATA
Lan Card 10/100 Mbps
Sumber : http://karolinaartikakarolinadosi.blogspot.com/2013/01/spesifikasi-komputer-server_9606.html
Langganan:
Komentar (Atom)











